February 24, 2024

REPUBLIKA.CO.ID, PIDIE — Forum Pimpinan Ma’had Aly se-Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Ma’had Aly Indonesia (Amali) menggelar rapat kerja nasional (rakernas) tahun 2018. Rakernas berlangsung di Ma’had Aly Darul Munawwarah Kuta Krueng, Pidie Jaya, Aceh.

Rakernas Asosiasi Ma’had Aly Indonesia ini dibuka Kakanwil Kemenag Provinsi Aceh, M Daud Pakeh. Hadir juga para ulama Aceh, Kadis Pendidikan Dayah Aceh, Ketua Amali, Bupati Pidie Jaya, Kakankemenag, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Selaku tuan rumah, Mudir Ma’had Aly Darul Munawwarah, Tgk H Anwar Usman Ali, mengatakan, rakernas akan berlangsung tiga hari, dari 26-28 Maret 2018. Rakernas dihadiri ratusan pengurus Ma’had Aly, baik dari Jawa Timur, Jawa Barat, maupun daerah lainnya.

“Selain silaturahmi, kegiatan ini dibuat untuk melahirkan pemikiran yang dapat membawa Ma’had Aly lebih berkualitas ke depan,” kata mantan ketua Rabithah Thaliban Aceh ini, Senin (26/3).

Menuru dia, rakernas bertujuan menjalin silaturahim dan komunikasi antar-Ma’had Aly se-Indonesia dan fokus mewujudkan institusi Dewan Masyayikh serta meneguhkan perannya sebagai lembaga penjamin mutu demi ma’had Aly Unggul.

Tgk Anwar mengapresiasi kesungguhan Kementerian Agama untuk melahirkan Ma’had Aly di Indonesia sehingga kini pondok pesantren atau dayah telah diakui eksistensi oleh negara. “Terima kasih untuk semua pihak yang telah bersusah payah berjuang untuk lahirnya Ma’had Aly,” ujar Abiya Anwar.

Ia menyampaikan bahwa Ma’had Aly adalah lembaga pendidikan tinggi yang fokus pada program studi Islam murni yang diselenggarakan di pondok pesantren. “Terima kasih yang telah memberikan kepercayaan kepada kami di Aceh. Semoga rakernas ini dapat melahirkan terobosan-terobosan yang baik demi maju dan berkembangnya Ma’had Aly di seluruh pelosok nusantara,” kata Abiya Anwar menambahkan.

Ketua forum Amali KH Abdul Jalil mengatakan, tujuan dari rakernas ini untuk menguatkan Ma’had Aly se-Indonesia, membangun kebersamaan, konsolidasi dalam variatifnya Ma’had Aly di Indonesia.

Kakanwil Kemenag Aceh M Daud Pakeh menyambut baik dan mendukung pelaksanaan Rakernas Ma’had Aly se-Indonesia di Darul Munawwarah Kuta Krueng, Aceh. Menurut dia, pemerintah mendukung penuh pendidikan pondok pesantren dan telah terbukti eksistensinya sejak awal kemerdekaan. “Kini lulusan Ma’had Aly setara dengan lulusan strata satu dari universitas,” ujar dia.

Ia juga menyampaikan, Ma’had Aly merupakan salah satu solusi yang telah dicetuskan untuk meningkatkan kualitas pendidikan pesantren. Lulusan Ma’had Aly adalah ilmuwan pesantren yang siap berdiri di depan memberikan solusi (problem solving) dari permasalahan-permasalahan yang timbul dan berkembang dalam masyarakat.

“Mudah-mudahan melalui forum ini, duduknya guru kami dalam rakernas ini, para kiai dan Tgk menjadi titik awal bangkitnya pendidikan Ma’had Aly di Indonesia. Bermula di Aceh untuk Indonesia. Tidak menutup kemungkinan, berkah perjuangan Bapak Menteri Agama, para kiai dan Tgk hari ini, kelak Ma’had Aly menjadi tujuan nomor wahid bagi generasi kita dalam melanjutkan pendidikan,” ujar Kakanwil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *